|
3
perusahaan-perusahaan
alat
berat,
tambang
dan
lainnya,
sehingga
divisi
Reman
UT perlu
melakukan
proses
produksi
ulang
(remanufacturing)
alat-alat
berat
tersebut secara efektif dan efisien serta melakukan
perencanaan
penjadwalan
yang
baik. Keterbatasan
kapasitas sumber-sumber
daya mesin yang dimiliki
divisi
Reman
UT,
dan
lamanya
order
spare
part
impor
menjadi
permasalahan
yang
harus
diperhatikan.
Beradasarkan
masalah-masalah
tersebut
dan pentingnya
penjadwalan
dalam
proses
produksi
yang
memadai
inilah
yang
melatarbelakangi
penulisan tugas akhir ini.
1.2
Identifikasi dan Perumusan Masalah
Setelah
dilakukan
pengamatan
di
PT
United
Tractors
Tbk
divisi
Reman
UT.
Maka,
didapatkan
PT United
Tractors
Tbk,
belum
memiliki
ketentuan
penjadwalan
yang
baik,
dimana
perlu adanya
minimasi
total waktu
proses. Hal ini
mengakibatkan
permasalahan
seperti
keterlambatan
penyelesaian
order dan
ketidakefisienan
penjadwalan
serta kenaikan
pada biaya
pekerja.
Atas
dasar
permasalahan
tersebut,
perlu
diadakan
suatu orientasi
dalam
model
penjadwalan
yang
baik dalam
mengatasi
masalah-masalah
tersebut,
yaitu
meminimasi
total
waktu
proses.
Maka,
perlu
model
penjadwalan
pendekatan
maju
pada sistem
produksi flow shop yang mempertimbangkan urutan prioritas pengerjaan dari
setiap order yang diterima.
Berdasarkan
dari identifikasi
permasalahan
yang
telah
dilakukan.
Maka,
perumusan
masalah
yang akan
dibahas dalam skripsi
ini adalah bagaimana,
|