|
2
meminimalisir terjadinya downtime. Dan juga memudahkan untuk menjaga
keamanan karena pengaturannya dilakukan secara terpusat.
Pada PT. Artha Mitra Interdata mempunyai sebuah proyek, di mana
proyek tersebut adalah salah satu customer dari PT. Artha Mitra Interdata. Pada
perusahaan tersebut jaringan
yang digunakan berupa Private WAN pada kantor
pusat dan kantor cabang, dimana pada kantor cabang sering terjadi down akibat
cuaca ataupun kondisi lainnya.
Oleh karena itu pihak kantor cabang
menginginkan
penambahan satu ISP (Internet Service Provider)
untuk
membackup jaringan yang sudah ada, namun data tersebut dapat dikirim dengan
keamanan yang terjaga.
Di proyek ini, memiliki kebutuhan akan pertukaran
informasi yang aman diantara kantor pusat dan kantor cabangnya. Maka dari itu
dibutuhkan teknik, seperti yang telah di jabarkan sebelumnya,
yaitu VPN fail-
over route based. Disinilah teknik VPN fail-over route based
menjadi peranan
kunci dalam menjamin ketersediaan layanan VPN tersebut selama 24x7.
Kemudian digunakan pula teknik VPN IPsec Tunnel mode
untuk menjamin
keamanan jaringan VPN dari gangguan hacker atau peretas.
Berdasarkan perbandingan dengan skripsi sebelumnya yang berjudul
ANALISIS DAN PERANCANGAN KEAMANAN JARINGAN VPN DENGAN
FAIL-OVER CLUSTER PADA CLIENT DARI PT. BAJAU ESCORINDO dalam
skripsi tersebut menjelaskan bahwa jaringan
VPN dengan failover
sudah cukup
baik,
namun terdapat beberapa kekurangan
antara lain dalam setiap PC harus
diinstall operating system yang menurut kami kurang efisien karena apabila
terdapat seratus PC atau lebih memakan waktu dan biaya yang cukup besar.
Waktu perpindahan dari link pirmary
ke link backup
membutuhkan waktu
|