|
Bab 1
Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Di seluruh dunia terdapat beran eka ragam jenis bahasa. Bahasa digunakan
sebagai alat komunikasi antara manusia yang satu dengan yang lainn ya. Bahasa
merupakan alat komunikasi yang san gat penting dalam menyampaikan pesan atau
informasi antara manusia yang satu dengan yang lainn ya. Tanpa adanya bahasa,
manusia tidak dapat berkomunikasi dengan baik. Setiap bangsa di seluruh dunia
memiliki bahasanya masing- masing dan setiap bahasa tersebut memiliki keunikan
tersendiri yang tidak dimiliki oleh bahasa lain.
Di antara sekian ban yaknya bahasa terdapat pula beberapa bahasa yang juga
digunakan oleh ban gsa lainnya seperti bahasa Inggris dan bahasa Mandarin. Kedua
bahasa tersebut tidak hanya digunakan oleh satu bangsa saja akan tetapi digunakan
pula oleh bangsa lain. Bahasa Inggris tidak hanya digunakan oleh bangsa Inggris saja
tetapi digunakan pula oleh bangsa Amerika, Kanada, dan Australia. Sedangkan
bahasa Mandarin tidak hanya digun akan oleh bangsa China saja tetapi digunakan
pula oleh bangsa Hongkong, Singapura dan Taiwan. Selain itu terdapat pula negara
yang memiliki lebih dari satu bahasa seperti negara Sin gapura yang berkomunikasi
menggunakan dua bahasa yaitu bahasa Mandarin dan bahasa Inggris.
Akan tetapi terdapat pula bahasa yang hanya digunakan oleh bangsa negara
tersebut saja dan bahasa tersebut menjadi bahasa nasional negara tersebut. Salah
satunya adalah bahasa Jepang. Hal ini dikemukakan oleh Chaer (1994:5 1), bahwa
hakekat bahasa, salah satunya adalah bersifat unik, artin ya mempunyai ciri khas
yang spesifik yan g tidak dimiliki oleh yang lain. Ciri khas ini bisa
men yangkut
sistem bunyi, sistem pembentukan kata, sistem pembentukan kalimat, atau sistem-
|
|
sistem yang lain. Salah satu karakter yang unik yang tidak dimiliki ol
bahasa lain
salah satunya terdapat dalam bahasa Jepang.
Sudjianto dan Dahidi (2004:11) mengatakan bah wa bahasa Jepang merupakan
bahasa yang unik yang merupakan bahasa yan g berbeda dengan bahasa lainnya,
seperti bahasa Inggris, Malaysia, Brunei d an bahasa Indonesia maupun bahasa-
bahasa lainnya. Perbedaan tersebut dapat dilihat dan diamati dari huruf yang
dipakainya, kosa kata, sistem pengucapan, gramatika, dan ragam bahasa. Jika
dicermati secara seksama, bahasa Jepang men ggunakan tiga aksara yaitu hiragana,
katakana dan aksara kanji. Hiragana dan katakana merupakan aksara yang berasal
dari Jepang sedangkan aksara kanji merupakan aksara yan g diadaptasi dari China.
Ketiga aksara tersebut terkadang dapat ditemuk an digunakan secara bersamaan
dalam berbagai media cetak seperti koran, majalah, komik, dan lain-
la
Namun tak
jarang pula k eunikan yang dimiliki oleh bahasa tersebut yang menj
hambatan bagi
seseorang dalam mempelajari atau menterjemahkan bahasa terseb
Di dalam
bahasa Jepang terdap at kata- kata tertentu yang memiliki mak
lebih dari satu dan
memiliki fungsi yang beraneka ragam ter gantung pada pemakaiann
Ini pula yan g
menjadikan bahasa Jepang tidak mudah untuk dipelajari dan dikuasai.
Menurut Iwao, ciri- ciri umum bahasa Jepang adalah sebagai berikut (2002:2):
1. Jenis Kata
Dalam jenis kata pada bahasa Jepang terd apat kata kerja, kata sifat, kata benda,
kata keterangan, k ata penghubung, dan partikel.
2. Urutan Kata
Predikat selalu terletak di akhir kalimat. Selain itu, dalam bahasa Jepang, kata
yang diteran gkan terletak di belakan g kata yang menerangkan.
3. Predikat
Kata benda, kata kerja, dan kata sifat dalam bahasa Jepang berfun gsi sebagai
predikat. Predikat dap at menunjukkan:
(1) Positif atau negatif
|
|
(2) Non- waktu lampau atau waktu lampau
4. Partikel
Di belakang kata atau kalimat dipakai partikel. Partikel dalam kalimat
menunjukkan hubungan antara kata dengan kata dalam kalimat dan maksud
pembicara.
5. Kata- kata dan ungkapan yang bisa diketahui dari konteks kalimat biasanya
dihilangkan. Subjek dan objek dalam kalimat juga biasan
dihilangkan.
Hamzon dan Rospita (2010:34) mengklasifikasikan kosa kata dalam
bahasa Jepang menjadi sepuluh kelompok kelas kata yaitu doushi verba,
keiyoushi adjektiva- i, keiyoudoushi adjektiva- na , meishi nomina, fukushi
adverbia, rentaishi prenomina, kandoushi interjeksi, setsuzokushi
konjungsi, joudoushi verba b antu, dan joushi partikel. Kemudian menurut
Niwasaburoo (2004:163) kelas kata meishi dalam bahasa Jepang dibagi
kembali menjadi enam jenis kelas kata kecil. Dalam penelitian ini, penulis hanya
akan menganalisis fungsi keishiki meishi ~you na ~ .
Penulis sering sekali menemukan keishiki meishi ~you na
~ seperti yang telah disebutkan di atas pada buku- buku dan komik
bahasa Jepan g. Akan tetapi penulis kurang memahami mengenai fungsi dan
penggunaan dari keishiki meishi ~you na ~ yang
sering ditemukan di dalam buku- buku dan komik bahasa Jepang. Hal tersebutlah
yang melatar belakan gi penulis untuk melakukan penelitian dan memfokuskan
diri untuk menganalisis fungsi keishiki meishi ~you na ~
secara lebih jauh.
Penulis akan menggunakan buku bahasa Jepang yang berjudul Roman
Album Kidou Senshi Gundam SEED DESTINY [Destiny Hen] sebagai korpus
data. Penulis memilih buku tersebut karena di dalam buku tersebut dapat
|
|
ditemukan banyak penggunaan keishiki meishi ~you na ~
yang berv ariasi.
1.2 Masalah/ Isu Pokok
Penulis akan menganalisa mengenai fungsi salah satu keishiki meishi
di dalam bahasa Jepang, yaitu keishiki meishi ~you na ~
yang terdapat di dalam buku Roman Album Kidou Senshi Gundam SEED
DESTINY [Destiny Hen].
1.3 Formulasi Masalah
Formulasi masalah dalam penelitian ini yaitu penulis akan menjabarkan
mengenai pengertian keishiki meishi , teori ~you na ~ ,
dan menjelaskan penggunaan keishiki meishi ~you na ~
yang terdapat di dalam buku Roman Album Kidou Senshi Gundam SEED DESTINY
[Destiny Hen].
1.4 Ruang Lingkup
Penulis akan membatasi penelitian ini hanya pada penggunaan salah satu keishiki
meishi yang terdapat di dalam bahasa Jepang, yaitu penggunaan
keishiki meishi ~you na ~ di dalam buku Roman Album
Kidou Senshi Gundam SEED DESTINY [Destiny Hen] dan mencocokkannya melalui
teori ~you na menurut Moriyama Takuro (1995). Buku tersebut dipilih oleh
penulis karena di dalamnya dapat ditemukan banyak penggunaan keishiki meishi
~you na ~ .
|
|
1.5 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi keishiki meishi
~you na ~ dalam kalimat- kalimat bahasa Jepang.
Sedangk an manfaat dari penelitian ini adalah untuk memudahkan pemelajar bahasa
Jepang dan mahasiswa jurusan Sastra Jepang yang mengalami kesulitan dalam
memahami fungsi keishiki meishi ~you na ~ yang sering
muncul di dalam kalimat- kalimat bahasa Jepang.
1.6 Tinjauan Pustaka
Tinjauan pustaka dipero leh penulis melalui buku, artikel dan jurnal penelitian
yan g didapat dari perpustakaan umum baik yang berbahasa Indonesia maupun yang
berbahasa Jepang. Pada penelitian ini penulis akan mengan alisis mengenai fungsi
pemakaian keishiki meishi ~you na ~ yang terdapat di
dalam buku Roman Album Kidou Senshi Gundam SEED DESTINY [Destiny Hen].
Sebelumnya penelitian mengenai keishiki meishi sudah pernah
dilakukan oleh mahasiswa jurusan Sastra Jepang Bina Nusantara University yang
berjudul Analisis Fungsi Pemakaian Keishiki Meishi Koto Pada Karya Sastra
Modern Noruwei No Mori. Penelitian tersebut dilakukan oleh Hermawan. Di
dalam penelitian tersebut Hermawan menjelaskan bahwa terdapat empat fungsi, dan
cara pakai dari keishiki meishi ~koto ~ . Hermawan
menjelaskan bahwa keishiki meishi ~koto ~ berfungsi
untuk menyatakan pikiran/ pendapat, perasaan, penilaian, benar/ salah, dan juga
digunakan untuk menyatakan peringatan/ sar an, perintah dan permintaan.
Di dalam penelitian ini penulis pun akan menganalisis mengenai fungsi keishiki
meishi . Akan tetapi fungsi keishiki meishi yang akan
|
|
dianalisis oleh penulis berbeda dengan Hermawan. Penulis akan menganalisis
mengenai fungsi keishiki meishi ~you na ~ .
|