Home Start Back Next End
  
34
Implementation,  Test,  Deployment,  Configuration  and  Change  Management,
Project Management, Environment.
Masing-masing
discipline terdiri lagi ats serangkaian
aktivitas
yang
membentuk
sebuah
workflow.
Masing-masing
workflow dari
setiap
discipline
terdiri dari beberapa workflow detail
yang di dalamnnya terdiri dari
sekumpulan
aktivitas.
Aktivitas-aktivitas di dalamnya dapat dilakukan secara bersamaan atau
berulang-ulang. Adanya pengelompokan seperti ini adalah untuk menyediakan
pemahaman
yang
lebih baik terhadap proses yang harus dikerjakan. Tidak semua
workflow detail
dan
aktivitas
di
dalamnya
perlu
dikerjakan,
tergantung
dari
kebutuhan dan tujuan
yang
ingin dicapai dan
juga disesuaikan dengan
jenis dan
skala dari sistem yang akan dibuat.
A. 
Business Modelling
Tujuannya adalah untuk memahami atas struktur yang statis dan
dinamis dari organisasi yang akan dibangun
sistemnya,
memahami
masalah
yang terjadi sehingga dapat memberikan solusinya serta memastikan bahwa
pemakai
dan
tim pengembang
mempunyai
pemahaman
yang
sama
atas
masalah dan sistem yang akan dibuat.
B. 
Requirements
Requirement adalah
suatu
kondisi
atau
kemampuan
yang
harus
dimiliki oleh sebuah sistem. Robert Grady mendefinisikan
requirement
dengan
rumus
FURPS+,
yang
merupakan kepanjangan dari Functionality,
Usability,
Reliability, Performance,
Supportability,
sementara
tanda
”+”
berarti
adanya
faktor
lain
yang
harus
dipertimbangkan
yaitu design
constraints,
implementation
requirements,
Interface
requirements,
physical
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter