|
3. Kembali ke langkah 1.
Walaupun
metode
B&B
memiliki kekurangan, dapat dikatakan bahwa sampai
sekarang, ini adalah
metode
yang paling efektif dalam
memecahkan program-
program integer dengan ukuran praktis. (Taha, 1996, h.332).
2.1.2.6 Goal Programming.
Goal
programing
mengaplikasikan
model
programa
linier
(LP)
yang
mempunyai
lebih
dari
1
fungsi
tujuan.
Pada
Goal
Programing
perhitungan
hampir
sama dengan programa linier. Untuk memperjelas algoritma perhitungan dengan goal
programing, akan digunakan contoh 2 sebagai berikut: (Levin, 1992, h.687).
Maksimasi
8 x1 + 6 x2
(keuntungan)
Pembatas
4 x1 + 2 x2 = 60
(waktu di dept. asembly)
2 x1 + 4 x2 = 48
(waktu di dept. Finishing)
x1 , x2 = 0
x1 adalah jumlah meja ; x2 adalah jumlah bangku
2.1.2.6.1 Prioritas Setara pada Tujuan Multipel.
Dengan
menggunakan contoh soal 2 di atas, dimisalkan perusahaan
mempunyai 2 tujuan,
yang pertama
memperoleh keuntungan $100 dan
menghasilkan
10
meja. Karena kedua tujuan
ini setara,
maka perubahan $1 dari keuntungan setara
|