Home Start Back Next End
  
386
guna
menguji
apakah
fitur-fitur
sistem
bekerja
dengan
baik
sesuai
dengan
spesifikasi
pengguna
dan
jika
memungkinkan
memberikan
perbaikan-perbaikan atau
mungkin
fitur-fitur
baru
untuk
aplikasi
basis
data.
Dengan cara
ini
dapat diperjelas kebutuhan pemakai dan
pengembang
sistem
dalam
mengevaluasi kelayakan
perancangan
sistem tertentu.
Ada
dua
strategi
membuat prototype
yaitu
requirements
prototyping
dan
evolutionary
prototyping.
(Connolly,
2002,
p291).
Requirements
prototyping
digunakan
untuk
menentukan
kebutuhan
suatu
aplikasi
basis
data
yang
diusulkan dan
ketika
kebutuhan
dirasakan
sudah
lengkap,
maka
prototype
tersebut
tidak
digunakan
lagi.
Evolutionary
prototyping
digunakan
untuk
tujuan
yang
sama,
perbedaannya adalah
bahwa
ketika
kebutuhan
sudah
lengkap
prototype
tidak
dibuang
tetapi
dikembangkan
lebih
lanjut
sehingga
menjadi aplikasi basis data tersebut.
2.1.6.8   Implementasi (Implementation)
Implementasi
merupakan
perwujudan
fisik
dari
basis
data
dan
perancangan aplikasi
(Connolly,
2002,
p292).
Tahap
implementasi basis
data
dan
program
aplikasi
dilakukan
setelah
menyelesaikan tahap
perancangan (dengan
atau
tanpa
prototipe).
Implementasi basis
data
dicapai
dengan
menggunakan
Data
Definition
Language
(DDL)
dari
DBMS
yang
telah
dipilih atau
dengan
menggunakan Graphical
User
Interface
(GUI),
yang
menyediakan fungsional yang sama dengan 
pernyataan  DDL
yang
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter