Home Start Back Next End
  
38
dapat
meliputi
firewall, access
list
router,
static
routes, filter
spam
dan
virus, dan kontrol perubahan.
2.   Deterrence
Deterrence adalah hukuman atau akibat yang dapat diterima
oleh orang
yang mencoba menerobos jaringan. Contoh-contoh dari akibat seperti
hukuman dari
hukum yang berlaku, denda,
ataupun sanksi-sanksi
lainnya.
Kontrol
detterence seperti:
e-mail
yang
menegaskan
sanksi
kepada user-
user,
pemblokan
web-web
yang
tidak
boleh
diakses
pada
saat
jam
kerja,
dan lain sebagainya.
3.   Detection
Detection merupakan faktor yang paling sering dilupakan oleh perusahaan
padahal
detection merupakan
hal
yang
penting
jika
keamanan
jaringan
perusahaan
sudah
dapat
ditembus.
Detection dapat berupa peringatan dari
sistem keamanan
jaringan
ke
administrator
yang
ada
pada
perusahaan.
Peringatan
itu
dapat
berupa
e-mail,
sms,
peringatan
di user
interface,
dan
lain
sebagainya.
Kontrol
detection dapat
berupa
file
log,
IDS
(Intrusion
Detection System).
Dalam mengamankan
jaringan
harus
diketahui
langkah-langkah
yang
diperlukan
untuk
mendapatkan
pengamanan
yang
dikehendaki
langkah-langkah
itu adalah:
Apa yang ingin kita proteksi?
Menganalisa data apa yang ingin diproteksi adalah langkah pertama untuk
menentukan tingkat keamanan yang ingin kita terapkan ke dalam jaringan.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter