|
47
objek yang sering di-request. Pada browser
user dapat
dikonfigurasi
agar
semua
request HTTP diarahkan ke web cache. Ketika browser dikonfgurasi, setiap
request browser untuk sebuah objek pertama-tama diarahkan ke web cache.
1. Browser
menciptakan
koneksi
TCP
ke
web
cache
dan
mengirim
request
HTTP untuk objek ke web cache.
2.
Web
cache
memeriksa
apakah
ia
memiliki
salinan
objek yang
tersimpan
lokal. Jika
iya, web cache
meneruskan objek dengan pesan respon
HTTP
ke browser client.
3. Jika web
cache tidak
memiliki objek tersebut,
maka web cache
membuka
koneksi
TCP
ke
server sesungguhnya.
Web
cache
kemudian
mengirim
request HTTP untuk objek melalui koneksi TCP. Setelah menerima
request, server sesungguhnya mengirim objek ke web cache.
4. Ketika
web
cache
menerima
objek,
akan
disimpan
di
penyimpanan
lokal
dan
meneruskan
salinan
dengan
pesan
respon
HTTP
ke browser
client
(melalui koneksi TCP yang ada antara browser client dan web cache).
Web
cache
mengurangi
waktu
respon
untuk request
dari
client,
terutama
jika
bandwidth antara
client
dan
server
sesungguhnya
lebih
sedikit
dibanding
antara client dengan cache. Jika ada koneksi berkecepatan
tinggi antara client dan
cache, seperti
yang
sering
terjadi, dan jika cache
memiliki objek
yang di-request,
maka cache dapat mengirim objek dengan cepat ke client.
Web cache dapat
mengurangi traffic hubungan ke internet pada suatu
organisasi. Dengan mengurangi
traffic, organisasi tidak perlu menambah
bandwidth
sehingga
megurangi
biaya.
Dengan
demikian
pula
web
cache
dapat
|