Home Start Back Next End
  
15
2.4.2
Open System Interconnection (OSI) Layer
(Cisco  Systems,  2005a)  Pada  awal  tahun  1980an  terjadi
peningkatan
pesat
jumlah
dan
ukuran
jaringan. Setelah terjadi
hal
tersebut
dan
teknologi
berkembang
pesat, disadari
akan
sulit
sekali
berkomunikasi
dengan bahasa yang berbeda. Maksudnya adalah, alat-alat jaringan yang
dikembangkan
tidak
memiliki
standar
aturan, sehingga
alat-alat
jaringan
mengalami masalah dalam berkomunikasi antar alat jaringan yang berbeda.
Untuk
mengatasi
masalah
komunikasi
ini, International
Organization for Standardization
(ISO)
mengembangkan
model
jaringan
seperti
Digital
Equipment
Corporation
net (DECnet),
System
Network
Architecture(SNA),  dan  TCP/IP  untuk  menetapkan  aturan-aturan  yang
dapat diimplementasikan ke semua
jaringan.
Dengan
model
yang
dikembangkan oleh ISO, vendor dapat membuat jaringan yang sesuai
standar sehingga mampu berkomunikasi dengan alat jaringan yang berbeda.
Open
System
Interconnection
(OSI) yang dikeluarkan tahun 1984
merupakan
model jaringan
yang dibuat oleh ISO. OSI menyediakan vendor
dengan serangkaian standar yang menjamin kesesuaian yang lebih tinggi
dengan teknologi jaringan lainnya.
Keuntungan dari
model OSI layer
menurut Cisco Systems
(2005a)
adalah :
1.
Mengurangi kerumitan
2.
Standarisasi interface
3.
Mempermudah perancangan secara modular
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter