Home Start Back Next End
  
29
hasilnya berupa phrase
matrix
yang terdiri atas baris sebagai deskripsi kata dan kolom
sebagai deskripsi frase.
Dalam tahap pembentukan
matriks, akan diperoleh dua buah
matriks,
yaitu
term
document matrix
yang
mendeskripsikan
seluruh
dokumen
yang
dimiliki,
dan
phrase
matrix yang mendeskripsikan frase yang diinput pada kotak pencarian.
Jika
matriks
yang
mewakili
seluruh dokumen dan seluruh
frase telah
terbentuk,
maka
selanjutnya
akan
dilakukan
proses
yang
secara
garis
besar
dapat
digambarkan
dengan 
mengalikan 
term 
document 
matrix 
dengan 
phrase   matrix, 
di 
mana 
akan
dihasilkan sebuah
matriks
yang
menggambarkan kekerabatan antara sejumlah
frase dan
dokumen.
Dari
matriks
ini
dapat
terlihat,
ke
dalam
kelompok
frase
mana
dokumen  X
terkategori  (terjadi  pengelompokan  dokumen
ke  dalam
kelompok  frase  yang  paling
sesuai). Terlihat pula skor yang didapat untuk tiap dokumen, sebagai contoh:
-
skor dokumen
D1
untuk kelompok
K1 yaitu 0.12,
-
skor dokumen
D1
untuk kelompok
K
yaitu 0.5,
maka
dokumen
D
akan
menjadi
bagian
dalam
kelompok 
K
2
karena
memiliki
skor
kekerabatan
dengan
kelompok
K
2   
lebih
tinggi
daripada
dengan
kelompok
K
(skor
kekerabatan dokumen
D1
dengan kelompok
K
adalah 0.5).
Skor  suatu  dokumen  akan  diperbandingkan  dengan  skor  dokumen  lain  pada
kelompok
yang
sama,
misalkan
dokumen–dokumen
yang
tergabung
dalam
kelompok
K
terdiri atas:
-
dokumen
D1 dengan skor 0.4,
-
dokumen
D2
dengan skor 0.3,
-
dokumen
D3
dengan skor 0.2,
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter