|
13
1.
Mendeteksi
resiko
pada
data
perosahaan,
sehingga
mencegah
perusahaa.'l
mengalami kerugian-kerugian
akibat
kehilangan
data,
seperti
kerugian
financial, kehilangan nama
baik
dan
kekalahan persaingan.
2.
Mengetahui keakuratan data
yang
dihasilkan guna
menghindari kesalahan
dalam
pembuatan keputusan bagi
pihak-pihak ya-<:tg
berkepentingan.
3.
Mendeteksi terjadin;;-a penyalahgunaan komputer.
4.
Mendeteksi
apakah hardware,
software
dan
personnel
telah
dijaga
dengan baik
karena
nilainya yang
tinggi.
5.
Untuk
mengetahui
apakah desain, implementasi
dan
pengoperasian
sistem komputer telah
dilakukat"'l dengan balk.
6.
Untuk
mengetahui
apakah pengguruum
data telah
sesuai
de.r1gan
tujuannya guna
menjaga privacy data.
7.
Untuk
memutuskan
bagaimana
seharusnya
komputer
dikembangkan
dan
digunakan agar tidak
menimbulkan dampak yang
merugikan.
2.2.4
Tujuan
Audit Sistem
mformasi
Menurut Weber (1999, ppll-12),
tujuan
audit
sistem
informasi antara
lain:
a.
Menjaga Keamanan Asset (Asset Safeguarding Objectives)
Assets
sistem
informasi
terdiri
atas
hardware,
software,
fasilitas,
orang-
orang,
data,
dokumentasi
dan
supplies. Assets
harus dilindungi
agar
perusahaan dapat
menjalankan kegiatan
operasional secara
optimaL
b. Menjaga Integritas Data
(Data Integrity O iectives)
|