|
8
kita
menambahkan
sebuah
field
baru
pada
sebuah
record
atau
menciptakan sebuah file baru,
maka aplikasi
yang sedang digunakan tidak
terpengaruh.
Akan
tetapi,
jika
kita
menghapus
sebuah
field
dari
sebuah
file
yang
sedang
digunakan
oleh
sebuah
program
aplikasi,
maka
hal
ini
berpengaruh
pada
program
aplikasi
tersebut
dan
harus
segera
dimodifikasi.
2.1.2
Database Management System (DBMS)
Menurut Connolly-Begg (2002, p16), DBMS adalah suatu sistem
perangkat lunak
yang memungkinkan user untuk mendefinisikan,
menciptakan, memelihara, dan mengontrol akses ke suatu basisdata.
DBMS
merupakan
perangkat lunak
yang
berinteraksi
dengan
program aplikasi
user dan basisdata. Secara khusus,
DBMS
menyediakan
fasilitas-fasilitas sebagai berikut :
1. Memungkinkan
user
untuk
menspesifikasikan
tipe
dan
struktur
data
dan
batasan dari data yang akan disimpan pada database, melalui Data
Definition Language (DDL).
2.
Memungkinkan user untuk insert, update, delete, dan retrieve data dari
database, biasanya melalui Data Manipulation Language (DML). Dengan
memiliki penyimpanan pusat untuk semua data dan deskripsi data,
memungkinkan
DML
untuk
menyediakan
fasilitas
inquiry
umum untuk
data,
yang
disebut
dengan query language.
Query
language
yang
paling
umum adalah SQL (Structured Query Language).
|