|
37
untuk downstream traffic dan dari 32 Kbps sampai
lebih 1 Mbps
untuk upstream
traffic. Implementasi xDSL bisa menjadi salah satu alternatif teknologi jaringan
akses untuk memenuhi data high-bandwidth. Teknologi ini merupakan teknologi
modem yang
menggunakan
saluran
telepon
(twisted-pair)
existing
untuk
mengirimkan
data high bandwidth,
seperti
multimedia
dan
video
ke
pelanggan.
Teknologi
ini
mendapat
perhatian
signifikan dari para service provider karena
memungkinkan
mengirim data
high-bandwidth
ke
lokasi
tersebar
dengan
perubahan yang relatif kecil pada infrastruktur yang sudah ada. Salah satu
layanan
yang
dapat
dibuat
dengan teknologi ini adalah
akses internet
kecepatan
tinggi
yang
dapat
melayani
pelanggan
residensial
atau
warnet
yang
hingga
saat
ini
umumnya
menggunakan
teknologi
modem
dial-up
dengan
akses
maksimum
56 Kbps. Ketersediaan infrastruktur pusat layangan telekomunikasi yang tersebar
dan
beberapa
belum dioptimalkan,
dapat
dipertimbangkan
untuk
memilih
teknologi
xDSL
guna
melayani
akses
internet kecepatan tinggi ataupun untuk
layanan-layanan high-bandwith lainnya. Meskipun teknologi xDSL
memanfaatkan infrstruktur yang telah eksis, namun sebelum penggelaran layanan
berbasis
xDSL,
tetap diperlukan kajian yang mendalam baik aspek teknis
maupun aspek ekonomisnya sehingga benar-benar akan menjadi solusi yang
tepat untuk pelanggan dan tidak menimbulkan kontraproduktif bagi ISP.
Biasanya kecepatannya berkisar antara 128 Kb/s dan bisa
mencapai 1.5 Mb/s
untuk pengguna rumah. Beberapa instalasi bisa mencapai 50 Mb/s atau lebih
tergantung peralatan yang digunakan,
jarak,
kualitas
kabel,
teknik
encoding,
frekuensi spektrum
yang
tersedia dan beberapa
taraf tertentu, sistem konfigurasi
|