Home Start Back Next End
  
19
Network ID dan Host ID tidak boleh 0 (nol).
Alamat
ip
dengan
host ID
0
diartikan
sebagai
alamat network.
Alamat
network
ialah
alamat
yang
digunakan untuk
menunjuk
suatu
jaringan,
dan
tidak menunjukkan suatu host.
Host ID harus unik dalam satu network.
Dalam satu
network
tidak
boleh
ada
dua
host
yang
memiliki host ID
yang
sama.
2.1.3.3.2 Internet Protocol version 6 (IPv6)
Perubahan terbesar pada IPv6 adalah perluasan alamat IP dari 32 bit pada IPv4
menjadi 128 bit. 128 bit
ini adalah ruang address yang kontinyu dengan
menghilangkan
konsep kelas. Selain itu juga dilakukan perubahan pada cara penulisan alamat IP. Jika
pada IPv4 32 bit dibagi menjadi masing-masing 8 bit yang dipisah kan dengan "." dan di
tuliskan dengan angka desimal, misalnya 150.7.7.250. Maka pada IPv6, 128 bit tersebut
dipisahkan
menjadi
masing-masing
16
bit
yang tiap bagian dipisahkan dengan ":"dan
dituliskan dengan hexadesimal.
Contohnya, "4FE5:2F21:3512:77BB:AF23:3201:55AA:2F33".
Disamping itu, bukan hanya sekedar memperbesar ruang address saja, tapi juga
diperkenalkan struktur bertingkat, agar pengelolaan routing
menjadi
mudah. Pada CIDR
(Classless Interdomain Routing) tabel routing
diperkecil
dengan
menggabungkan
jadi
satu informasi routing dari sebuah organisasi. Pada IPv4, sama
sekali tidak
memperhatikan
hubungan
antar
organisasi maupun
negara.
Sementara
itu
pada
IPv6,
beberapa
organisasi
dengan
provider
yang
sama,
atau
memiliki
hubungan
geografis,
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter