|
12
2.1.3
Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP)
Berikut
ini
adalah penjelasan
mengenai
Transmission
Control
Protocol/Internet
Protocol (TCP/IP).
2.1.3.1 Model TCP/IP Layer
U.S. Departement of Defense (DoD) menciptakan model TCP/IP, karena DoD
ingin
mendesain
network
yang
dapat
tetap
berfungsi dalam
kondisi
apapun,
termasuk
perang
nuklir
(Cisco
Systems,
2005).
Dunia
networking terhubung
dengan
berbagai
macam
media
yang
berbeda-beda
seperti cooper wires, microwaves, optical fibers,
dan
satellite
links.
DoD
menghendaki
transmisi
paket
setiap
saat
dalam kondisi
apapun.
Kesulitan ini membawa DoD ke dalam penciptaan TCP/IP.
Tidak
seperti
teknologi networking yang
sebelumnya,
TCP/IP
dirancang
dengan
standar terbuka. Ini berarti semua
orang bebas untuk menggunakan TCP/IP. Ini
mempercepat perkembangan TCP/IP sebagai sebuah standar.
Sebagai sebuah protokol TCP/IP juga memiliki model referensi sendiri yang
terdiri dari empat layer dengan keterangan sebagai berikut (Cisco Systems, 2005):
1. Application Layer
Layer
ini
berfungsi
untuk
menangani high-level
protocol,
masalah
representasi
data,
proses
encoding, dan
dialog control;
yang
memungkinkan
terjadinya
komunikasi
antar aplikasi jaringan. Layer
ini
berisi
spesifikasi
protokol-protokol
khusus
yang
menangani
aplikasi
umum seperti
Telnet,
File
Transfer
Protocol
(FTP),
Domain
Name
System (DNS), dan lain-lain.
|