|
41
4)
Audit Operasional
Audit
operasional
lebih
menekankan
pada
tinjauan
terhadap
sistem dan
prosedur
operasi suatu organisasi dengan tujuan untuk menilai keberhasilan (efektif) dan
ketepatgunaannya
(efisiensi).
Dalam
audit operasional, tinjauan yang dilakukan
tidak hanya terbatas pada masalah ekonomi,
melainkan
juga
meliputi
evaluasi
terhadap bidang-bidang lain yang menjadi keahlian auditor.
5)
Audit Sistem Informasi
Audit
sistem informasi
dapat
dikelompokkan
menjadi
audit
sistem
informasi
berbasis
teknologi
informasi
dan
audit
operasional.
Audit
sistem
informasi
berbasis teknologi informasi
merupakan
bagian
dari
audit
laporan
keuangan
di
mana
sistem akuntansinya berbasiskan komputer. Audit operasional dilakukan
untuk
menilai kinerja
unit
fungsional
atau fungsi
sistem
informasi,
mengevaluasi
sistem aplikasi
yang
diimplementasikan,
dan
memeriksa
kehandalan
sistem
aplikasi komputer yang sedang dikembangkan atau sudah dioperasikan.
6)
Audit Investigatif
Audit investigatif timbul karena adanya kebutuhan untuk memperoleh bukti
formal
dalam
kaitannya
dengan
pengungkapan
kasus
di
bidang
keuangan
yang
ada hubungannya dengan aspek hukum.
7)
Forensic Audit
Forensic audit menurut kantor akuntan publik KPMG-Meat Marwick dalam
Forensic
Buletin
Spring
2002
Forensic
auditing
is
the
specialist
area of
financial auditing that focuses on unearthing the truth and/ or providing evidence
|