|
7
2.1.2
Tujuan Sistem Informasi Akuntansi
Tujuan sistem informasi akuntansi sebagai berikut (Eddy Vaasssen, 2002) :
a) Menyediakan
informasi
untuk
pengambilan
keputusan
dan
kemampuan
menghitung
bagi
pemegang
saham
internal
dan
eksternal
di
mana
yang
sebanding dengan kriteria kualitas yang spesifik.
b)
Menyediakan kondisi untuk pengambilan keputusan yang benar.
c)
Meyakinkan bahwa tidak ada asset yang hilang dari organisasi.
Sedangkan
dari
sudut
pandang
(Hall,
2001),
Tujuan
sistem informasi
akuntansi
adalah sebagai berikut:
a)
Untuk
mendukung operasi rutin
dalam perusahaan (day to day), di
mana sistem
informasi
dapat
memaksimalkan
kinerja perusahaan
sehingga
dapat
berjalan
efektif dan efisien.
b)
Untuk
mendukung
pengambilan
keputusan,
di
mana sistem informasi dapat
menghasilkan
informasi
penting
yang
berguna
bagi
pengambil
keputusan
internal.
c) Untuk
memenuhi
kewajiban
yang
berhubungan
dengan
kepengurusan/
tanggungjawab (stewardship), yang mana kewajiban yang harus dijalankan itu
cenderung pada informasi yang bersifat mandatory.
2.1.3
Komponen Sistem Informasi Akuntansi
Sistem informasi
akuntansi
terdiri
dari
komponen-komponen
yang
saling
terkait
dan berinteraksi satu sama lain membentuk satu kesatuan yang utuh untuk mencapai
tujuan tertentu. Sistem informasi
akuntansi terdiri dari
enam komponen,
yaitu
(Romney
dan Steinbart, 2006) :
|