Home Start Back Next End
  
51
3) 
Untuk
mengetahui
pada
bidang
mana,
fungsi,
kegiatan
bisnis
yang
didukung
dengan sistem serta teknologi informasi yang ada.
4) 
Untuk
menganalisis
kegunaan
informasi
dan
data
yang
dihasilkan
oleh
sistem
dalam rangka mendukung kebutuhan para pemakainya.
5) 
Untuk 
mengetahui 
keterkaitan 
antara 
data, 
sistem  pengolahan, 
dan 
transfer
informasi.
6) 
Untuk 
mengidentifikasi 
apakah 
terdapat 
kesenjangan 
(gaps
antara 
sistem
dengan kebutuhan
7) 
Untuk membuat pemetaan dari arus informasi atau arus bisnis yang ada.
2.4.7
Prosedur Audit Sistem Informasi
Menurut  Weber  (1999,  p.47)  pada  dasarnya  prosedur  audit  dapat  diuraikan
sebagai berikut:
1.   Perencanaan audit (Planning the audit)
Penyusunan
rencana
audit,
mengidentifikasi
sasaran
yang
akan
diaudit,
identifikasi resiko-resiko yang ada, serta pengumpulan infomasi awal.
2.   Pengujian Pengendalian (Test of Controls)
Melakukan
pengamatan
dan
penyelidikan
dari
prosedur-prosedur
audit
control
untuk mengevaluasi apakah system telah memiliki control yang baik.
3.   Pengujian Substantif
a.
Pengujian Transaksi (Tests of Transactions)
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter