23
c. memb ekali kemamp uan berkomunik asi dalam bah asa negar a tujuan; dan
d. member i p engetahuan d an p emahaman tentang hak d an kewajiban calon TKI/TKI.
Pasal 43
(1) Pendidikan dan p elatihan k erja d ilaksan akan oleh p elaksana p enemp atan tenaga ker ja
swasta atau lembaga p elatihan kerja y ang telah
memenuhi p ersy aratan.
(2) Pendidikan dan p elatihan seb agaimana d imaksud p ada ay at
(1) harus memenuhi
p
ersy aratan sesuai dengan p eraturan p erundang-und an gan y ang b erkaitan den gan
p
endidikan dan p elatihan kerja.
Pasal 44
Calon TKI memp eroleh p engaku an komp etensi kerja setelah
men gikuti p endidikan d an p
elatihan kerja y ang d iselen ggarakan
lemb aga p endidikan d an p elatihan kerja sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 43, d alam bentuk sertifikat komp etensi dari lembaga p endidikan
dan p elatihan y ang telah terakr editasi oleh
instansi y ang berwenan g ap abila lulus dalam
sertifikasi komp etensi kerja.
Pasal 45
Pelaksana p enemp atan TKI swasta dilarang menemp atkan calon TKI y ang tidak lulus
dalam u ji komp etensi kerja.
Pasal 46
Calon TKI y ang sedang men gikuti p endidikan d an p elatihan dilaran g untuk dip ekerjakan.
Pasal 47
Ketentuan mengen ai p endidikan d an p elatihan kerja diatur leb ih lan jut dengan Peraturan
M
enteri.
Paragraf 4
Pemeriksaan Kesehatan dan Psikologi
Pasal 48
Pemeriksaan k esehatan dan p sikologi bagi calon TKI dimaksudkan untuk men getahui
derajat kesehatan dan tin gkat kesiap an p sikis serta kesesuaian kep ribadian calon TKI
dengan p ekerjaan y an g akan d ilakuk an di negara tujuan.
Pasal 49
(1) Setiap calon TKI harus men gikuti p emeriksaan k esehatan dan p sikologi y ang
diselen ggar akan oleh sarana k esehatan dan lembaga y ang meny elen ggarakan
p
emeriksaan p sikologi, y an g ditunjuk oleh Pemerintah.
(2) Ketentuan mengen ai p eny elenggaraan p emer iksaan keseh atan dan p sikologi b agi
calon TKI dan p enunjukan sarana keseh atan dan lembaga y an g meny elen ggarakan
p
emeriksaan p sikologi seb agaimana d imaksud p ada ay at
(1), diatur lebih lan jut dengan
Peraturan Presiden.
Pasal 50
|