|
9
2.
Proses produksi yang terputus-putus (intermittent processes)
Menurut
beberapa
ahli,
pengertian
dari
proses
produksi
yang
terputus-putus
itu adalah sebagai berikut:
Menurut
Assauri
(2004,
p75),
pengertian dari
proses
produksi terputus-putus
adalah sebagai berikut:
Proses
produksi
yang terputus-putus adalah proses
produksi
yang
menggunakan waktu
yang pendek
dalam persiapan peralatan
untuk
perubahan
yang
cepat guna dapat menghadapi variasi produk yang berganti-ganti.
Menurut T.
Hani Handoko
(2000,
p123),
pengertian
dari
proses
produksi
terputus-putus adalah sebagai berikut:
Proses produksi yang terputus-putus adalah suatu proses
produksi yang
mempunyai ciri produk
dalam kumpulan-kumpulan/kelompok-kelompok barang yang
sejenis dalam interval waktu yang terputus-putus.
Berdasarkan
kedua
pengertian
di
atas
dapat
disimpulkan
bahwa
proses
produksi yang terputus-putus adalah proses produksi yang memproses produk yang
variasinya
berganti-ganti
dalam
jangka waktu
yang pendek
dengan
menggunakan
mesin dan peralatan yang cepat guna.
Sedangkan
sifat-sifat
atau
ciri-ciri
dari proses
produksi
yang
terputus-putus
menurut Sofjan Assauri (2004, p76-77) adalah:
a. Produk
yang
dihasilkan
dalam
jumlah
yang
sangat
kecil
dengan
variasi
yang
sangat besar (berbeda) dan didasarkan atas pesanan.
b. Proses
seperti
ini
biasanya
menggunakan
sistem,
atau
cara
penyusunan
peralatan
berdasarkan
atas
fungsi
dalam proses
produksi
atau peralatan
yang
sama dikelompokkan
pada
tempat
yang sama,
yang disebut dengan process lay
out
atau departmentation by equipment.
|