|
44
2. Mengurangi resiko keterlambatan produksi atau pengiriman
MRP
mengidentifikasi berapa
banyaknya
bahan
dan
komponen
yang
diperlukan
baik
dari
segi
jumlah dan
waktunya
dengan
memperhatikan
tenggang waktu produksi maupun pengadaan atau pembelian komponen,
sehingga
dapat
memperkecil
resiko tidak
tersedianya
bahan
yang
akan
diproses yang akan mengakibatkan terganggunya rencana produksi.
3. Komitmen yang realistis
Dengan MRP, jadwal produksi diharapkan dapat dipenuhi sesuai dengan
rencana, sehingga komitmen terhadap pengiriman barang dapat dilakukan
secara realistis. Hal ini dapat mendorong meningkatnya kepuasan dan
kepercayaan konsumen.
4. Meningkatkan efisiensi
MRP
juga
mendorong
meningkatkan
efisiensi karena jumlah persediaan,
waktu
produksi,
dan
waktu
pengiriman dapat
direncanakan
lebih
baik
sesuai jadwal induk produksi.
Ada tiga
input
utama dari suatu sistem MRP,
yaitu Master Production
Schedule, catatan keadaan persediaan (inventory status), dan struktur
produk (bill of material). Tanpa adanya ketiga input tersebut, MRP tidak
akan berfungsi dengan baik.
|