Home Start Back Next End
  
61
bersih,
jika
mereka
terliahqt kontras dengan
latarnya, 
atau beberapa diantarnya
menonjol dalam
lokasi spasialnya.
”Spatial
prominent”
Penonjolan
ruang
bisa
menjadi
sebuah
landmark
dengan
dua
cara,
yaitu
:
dengan
membuat
sebuah
elemn
terlihat dari
semua
lokasi,
atau
dengan
membuat
kekontrasan lokal terhadap lingkungan sekitarnya.
b. 
Context and contrast
Dasar-dasar
untuk
meneliti
dan
menganalisis ruang kota atau kawasan dapat dilakukan
pendekatan dengan tiga buah teori perancangan ruang kota:
1.
Figure Ground theory
Setiap lingkungan kota memiliki pola-pola eksisting yang terdiri dari bangunan
dan ruang luar. Teori ini menjelaskan tentang hubungan pembentuk pola-pola
tersebut , antar penggunaan lahan untuk bangunan yang bersifat padat (figure)
denga
ruang-ruang
luar
yang
bersifat
terbuka
(ground), teori
ini
dapat
menghasilkan
perancangan
secara
spatial degan memanipulasi hubungan kedua
elemen
melalui
penambahan,
menyarikan, atau mengubah bentuk fisik geomtri
tersebut.
2.
Linkage theory
Teori ini berangkat dari jalur hubungan antara satu elemen dengan yang lain,
hubungan tersebut dibentuk oleh jalur sirkulasi jalan, pedestrian, ruang terbuka
menerus, atau elemen
fisik penghubung
antar bagian dalam satu kawasan, antar
satu bangunan lain, antar satu kota dengan yang lainnya.
3.
Place theory
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter