Home Start Back Next End
  
44
Gambar2.8, (a) Citra original dan (b) Citra hasil thresholding
Pada
gambar
diatas
ditunjukkan
citra
hasil
thresholding
dengan
nilai
threshold
sebesar
128
dimana pixel-pixel
yang
memiliki
nilai
128
keatas
dirubah menjadi putih dan pixel yang bernilai 128 kebawah dirubah menjadi hitam.
Pada
teknik
thresholding, sebenarnya
masih
ada
lagi
teknik
yang
lebih
lanjut,
teknik
ini
dikenal
dengan
nama
optimal
thresholding.
Teknik
ini
biasa
digunakan
untuk
memisahkan
suatu
objek
gambar
dengan
latar
belakangnya.
Teknik
ini
dapat
melihat
perbedaan
intensitas
yang
terdapat
pada
latar
belakang
dan
objek
sehingga dapat menentukan nilai sebuah threshold yang sesuai.
Gambar 2.9, optimal thresholding
Gambar 2.9.
merupakan
sebuah contoh dari pengambilan
nilai
threshold
pada
optimal
thresholding
dengan
menggunakan
metode
Otsu
(Otsu,
1979).
Metode ini adalah
metode
yang paling
populer diantara semua
metode
thresholding 
yang 
ada. 
Teknik 
Otsu 
ini 
memaksimalkan 
kecocokan 
dari 
sebuah
threshold
sehingga
dapat
memisahkan
objek
dengan
latar
belakangnya.Semua ini
didapatkan
dengan
memilih
nilai
threshold
yang
memberikan pembagian
kelas
yang
terbaik
untuk
semua 
yang
ada
didalam
image.
Dasarnya
adalah
dengan
menggunakan
histogram
yang
telah
dinormalisasi
dimana
jumlah
tiap
poin
pada
setiap
level
dibagi
dengan jumlah total poin pada image.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter