![]() 46
Batas-batas
dari
masing-masing
segmen
sebaiknya
halus,
tidak
kasar
dan
terspatial secara akurat.
2.7.8
Ekstraksi Fitur
Ekstrak
fitur
merupakan suatu
teknik untuk
mendapatkan suatu karakteristik dari
suatu citra
yang
mana setiap citra
memiliki karakteristik
yang berbeda dengan citra yang
lain.
Ekstrak
fitur
menjadi
data
masukan
di
dalam
segmentasi dokumen,
sehingga
memperkecil perhitungan dalam proses selanjutnya.
Tujuan
dari
ekstrak
fitur
adalah
untuk
mengelompokan parameter
yang
mendefinisikan suatu citra dengan keakuratan dan keunikan.
Ekstrak
fitur adalah
langkah
penting
untuk
memperoleh
hasil
pengklasifikasian wilayah
didalam
sistem.
Pemilihan
metode
ekstrak
fitur
akan
membatasi
atau
menentukan
sifat
dan
hasil
dari
langkah pre processing.
2.9
Grey Level Co-occurrence Matrix Texture-based
Gray
Level
Co-occurrence Matrix
(GLCM)
dikenal
juga
dengan
Grey
Tone
Spatial
Dependency Matrix
merupakan suatu
tabulasi
dari
seberapa
sering
suatu
kombinasi
nilai
brightness
pixel
yang
berbeda
yang
terdapat
didalam
suatu
citra. (Hall,
Mryka.,Beyer, 2007).
Gambar
dibawah
menjelaskan
suatu
contoh
nilai
citra,
nilai
citra
merupakan Grey Level.
Gambar 2.11, Citra Contoh
|