![]() 50
Dua
kali
pada
citra
contoh,
reference pixel
0
dan
eastern
neighbournya
juga
0.
Dua
kali
reference pixel
0
dan
eastern
neighbournya 1.
Tiga
kali
reference pixel
2
dan
neightbournya juga 2.
2.9
Cluster Analysis
Analisis
Pengelompokan (cluster
analysis),
disebut
juga
analisis
segmentasi
(segmentation analysis)
atau
analisis
taksonomi
(taxonomy
analysis),
merupakan
seperangkat
tehnik
untuk
mencapai
pekerjaan
mempilah
pilah
objek
objek
(observasi)
menjadi
subset
subset
yang
relatif
homogen,
berdasarkan
kesamaan
kesamaan antar objek (http://mail.pl.itb.ac.id/~zpontoh/PL212/StatCH16/sld002.htm).
Clustering adalah klasifikasi obyek kedalam kelompok
yang
berbeda, atau
lebih
tepatnya,
pembagian
sebuah
set
data
kedalam
subset
subset
(cluster),
sehingga
data
dalam
tiap
subset
(idealnya)
berbagi
beberapa
sifat
umum
seringkali
dekatnya
bergantung pada beberapa perhitungan jarak
yang dijelaskan. Pengelompokan data (data
clustering) adalah tehnik umum untuk analisis data statistic, yang digunakan
pada
banyak
bidang, termasuk machine learning, data
mining, pengenalan pola, analisis citra
dan bioinformatik (http://en.wikipedia.org/wiki/Cluster_analysis).
2.9.1
Aplikasi-aplikasi yang Memungkinkan
Algoritma Clustering dapat dipakai dalam banyak bidang, seperti:
Marketing:
menemukan
grup-grup pelanggan dengan sifat
yang
sama
yang
memberikan
sebuah database pelanggan
yang
besar
yang
mengandung barang-
barang mereka dan dokumen pembelian lalu.
|