![]() 11
University.
Karya-karyanya
ini,
yang
kemudian
dikenal
sebagai
Turing
Machine,
dewasa
ini
masih
dapat
ditemukan
aplikasi-aplikasinya
its.edu/~epit/modules.php?name=News&file=article&sid=20).
Beliau
melakukan percobaan
Turing
(Turing
Test)
yaitu
sebuah
komputer
melalui
terminalnya
ditempatkan
pada
jarak
jauh.
Di
ujung
yang
satu
ada
terminal
dengan software
AI
dan
diujung
lain
ada
sebuah
terminal
dengan
seorang
operator.
Operator
itu tidak
mengetahui
kalau di
ujung terminal lain dipasang software AI.
Mereka
berkomunikasi dimana
terminal
di
ujung
memberikan
respon
terhadap
serangkaian pertanyaan
yang
diajukan
oleh
operator.
Dan
sang
operator
itu
mengira
bahwa ia sedang berkomunikasi dengan operator
lainnya yang berada pada terminal
lain.
Turing
beranggapan bahwa jika
mesin dapat
membuat
seseorang percaya
bahwa dirinya
mampu
berkomunikasi dengan orang
lain,
maka
dapat
dikatakan
bahwa
mesin
tersebut
cerdas
(seperti
layaknya
manusia)
Buatan/Kecerdasan%20buatan.pdf).
Beberapa tulisannya yang berkaitan dengan prediksi perkembangan komputer di
masa
datang
akhirnya
juga
ada
yang
terbukti
its.edu/~epit/modules.php?name=News&file=article&sid=20). Misalnya
tentang
ramalannya
bahwa
di
tahun
2000-an
komputer
akan
mampu
melakukan percakapan
dengan
manusia.
Meski
tidak
ditemukan
dalam
paper-papernya tentang
istilah
resmi
artificial
intelligence,
namun
para
peneliti
di
bidang
ini
sepakat
untuk
menobatkan
Turing sebagai orang pertama yang mengembangkan kecerdasan buatan .
Secara
ilmu
pengetahuan,
istilah
kecerdasan
buatan
untuk
selanjutnya disebut
sebagai
AI (artificial
intelligence), pertama kali diperkenalkan oleh
Warren McCulloch,
seorang
filsuf
dan
ahli
perobatan dari
Columbia
University, dan
Walter
Pitts,
seorang
|