28
o
Meminimalkan energi
yang diperlukan
untuk
memperoleh
penerangan yang sehat dan indah.
o
Meminimalkan energi yang diperlukan untuk pengadaan air.
o
Meminimalkan
energi
yang
diperlukan
untuk
transportasi
vertikal.
o
Meminimalkan
energi
yang
diperlukan
untuk
merawat
elemen bangunan.
o
Meminimalkan
energi
yang
diperlukan
untuk
merawat
dan
mengganti peralatan.
Pertimbangan
dalam pengefisiensian
energi
didalam arsitektur
lebih
rinci memperhatikan faktor-faktor sebagai berikut :
o
Lokasi daerah : ketinggian dan lingkungan.
o
Lahan : topografi, dimensi dan ketinggian air tanah.
o
Massa : jumlah dan bentuk, orientasi, ketinggian.
o
Organisasi ruang : pengelompokan ruang.
o
Elemen bangunan : atap, dinding, lantai.
o
Penerangan : penerangan alami dan buatan.
o
Penghawaan : penghawaan alami dan buatan.
o
Struktur
: penggunaan struktur
ringan, pemakaian bahan-
bahan lokal, dan pemilihan bahan-bahan hemat energi.
o
Utilitas : penyediaan air dan transportasi vertikal.
|