50
pengguna-pengguna
yang
ditunjuk akses
ke
VPN
dan
informasi
yang
mengalir
melaluinya.
Dan
menurut
Mason
(2002,p12)
Virtual
Private
Network
(VPN)
adalah
sebuah
jaringan private
yang
dibuat
di
jaringan public
dengan
menggunakan
internet
sebagai
media
komunikasinya.
VPN
menggunakan
proses
tunneling
yang
meliputi
authentication, encapsulation, dan
encryption yang
sangat
berperan penting dalam terbentuknya solusi komunikasi VPN yang aman.
Virtual
private
network
(VPN),
menurut
Bruce
Perlmutter (2000,p10),
merupakan
suatu
jaringan
komunikasi,
yang
dibangun
untuk
private
use
dari
suatu
perusahaan,
melalui
infrastruktur umum
yang
digunakan
bersama-sama
(shared
public
infrastructure).
Dengan kata
lain VPN
merupakan suatu
jaringan
data
private
yang
menggunakan jaringan public
(biasanya
internet)
atau
layanan
jaringan
lainnya
untuk
menghubungkan
remote
sites
atau
mobile
user
dengan
menjaga privacy melalui penggunaan tunneling protocol dan prosedur keamanan.
Didalam suatu VPN,
koneksi dial
up
ke
remote
users
dan koneksi leased
line
atau
frame
relay
ke
remote
sites
digantikan dengan
koneksi
lokal
ke
suatu
internet
service
provider
(ISP)
atau point
of
presence
(POP)
service
provider
lainnya.
VPN
membuat private
intranet
menjadi secure
ketika
melewati internet
atau
layanan
jaringan
lainnya,
memfasilitasikan
koneksi
e-commerce
dan
extranet yang aman dengan partner business, suppliers dan customers.
|