|
52
b. Memungkinkan pengguna untuk menggunakan shortcut
Ada kebutuhan dari pengguna yang sudah ahli untuk meningkatkan
kecepatan interaksi, sehingga diperlukan singkatan, tombol fungsi,
perintah tersembunyi, dan fasilitas makro.
c. Memberikan
umpan
balik
yang
informatif
Untuk setiap tindakan operator, sebaiknya disertakan suatu sistem
umpan balik. Untuk tindakan yang sering dilakukan dan tidak terlalu
penting, dapat diberikan umpan balik yang sederhana. Tetapi ketika
tindakan merupakan hal yang penting, maka umpan balik sebaiknya
lebih
substansial. Misalnya
muncul suatu suara ketika salah menekan
tombol pada waktu input data atau muncul pesan kesalahannya.
d. Merancang
dialog
untuk
menghasilkan suatu penutupan
Urutan tindakan sebaiknya diorganisir dalam suatu kelompok dengan
bagian awal, tengah, dan akhir. Umpan balik yang informatif akan
meberikan
indikasi bahwa cara
yang dilakukan sudah benar dan dapat
mempersiapkan kelompok tindakan berikutnya.
e. Memberikan
penanganan
kesalahan
yang
sederhana
Sedapat
mungkin
sistem dirancang
sehingga
pengguna
tidak
dapat
melakukan kesalahan fatal. Jika kesalahan terjadi, sistem dapat
mendeteksi kesalahan dengan cepat dan memberikan mekanisme
yang sedehana dan mudah dipahami untuk penanganan kesalahan.
f.
Mudah
kembali
ke
tindakan
sebelumnya
Hal ini dapat mengurangi kekuatiran pengguna karena pengguna
mengetahui kesalahan
yang dilakukan dapat dibatalkan; sehingga
|