|
131
specific topology. Akan tetapi, routing topology pada semua level
harus
dirancang
untuk
meminimalisasi
jumlah entry
tambahan
pada
default
free
routing
table.
Format
pengalamatan
ini
mendukung
sampai 8,192 (2^13) TLA ID.
Field Reserved (RES) dipesan untuk penggunaan di masa depan
dan harus diatur bernilai nol.
Field
Reserved memungkinkan
pengembangan lanjutan untuk TLA dan NLA.
Next-Level Aggregation Identifiers (NLA
ID)
digunakan
oleh
organisasi
yang
ditugaskan
oleh
TLA
ID
untuk
menciptakan
hierarki
pengalamatan
untuk
mengidentifikasi site.
Organisasi
dapat
mengatur
sebagian
dari
NLA
ID
dengan
tujuan menciptakan hierarki
pengalamatan yang sesuai dengan jaringannya.
Site-Level
Aggregation
Identifier (SLA
ID)
digunakan
oleh
organisai
individual
untuk
menciptakan ID
field-nya
sendiri.
Adalah
tanggung jawab organisasi individula untuk mengatur jumlah subnet.
Organisasi-organisasi
yang
membutuhkan subnet
tambahan dapat
meminta additional site identifiers dari provider.
Interface identifiers (Interface
ID)
digunakan
untuk
mengidentifikasi
interface
pada
sebuah
link. Interface identifiers
bernilai
unik pada link tersebut
juga pada broader scope. Pada banyak
kasus
interface
identifier
akan
sama
atau
berdasarkan interface's
linklayer
address.
Interface
ID
pada
format
aggregatable
global
unicast
address
adalah
sepanjang
64
bit
dikonstruksi
dalam format
IEEE EUI-64 format [EUI-64].
|