|
10
dirancang
untuk
memberikan
manajemen
keyakinan
memadai
bahwa
tujuan
dan
sasaran yang penting bagi suatu usaha dapat dicapai.
Menurut
Mulyadi
(2001,
p.163),
sistem pengendalian
intern
meliputi
struktur
organisasi, metode dan ukuran ukuran
yang dikoordinasikan
untuk
menjaga kekayaan
organisasi
dan
mengecek
ketelitian
serta
kehandalan
data
akuntansi,
mendorong
efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen.
2.2.2 Sifat sifat Pengendalian Intern
Menurut
Gondodiyoto
dan
Hendarti
(2006,
p161),
sistem pengendalian
intern
berdasarkan sifatnya dapat dibedakan menjadi :
a. Preventive,
mengurangi
dan
mencegah
kemungkinan
(atau
menjaga
jangan
sampai
terjadi
kesalahan, kekeliruan,
kelalaian, error)
maupun
penyalahgunaan
(kecurangan,
fraud).
Tindakan
pencegahan
ini
dapat
diterapkan
dengan
memberlakukan peraturan peraturan dalam penggunaan sistem informasi.
b. Detection,
mendeteksi
apabila
terjadi
kesalahan
(data
sudah
terekam
di
media
input
untuk
ditransfer
ke
sistem komputer,
padahal
mengandung
data
salah),
hendaknya
ada
mekanisme
yang
dapat
mendeteksinya sehingga data yang
disimpan adalah data yang semestinya digunakan pada sistem informasi.
c. Corrective, sistem mempunyai prosedur
yang jelas
tentang bagaimana
melakukan
pembetulan
terhadap
data
yang salah
dengan
maksud
untuk
mengurangi
kemungkinan
kerugian
kalau
kesalahan
/ penyalahgunaan
tersebut
sudah
benar
benar
terjadi
sehingga
sistem dapat
melakukan
perbaikan
apabila
terjadi
proses
yang salah
|