|
28
1. Buat
daftar
faktor-faktor
eksternal
yang
diidentifikasi
dalam
proses
audit
eksternal.
Cari
nama 10
dan
20
faktor,termasuk
peluang-peluang
dan
ancaman
yang
mempengaruhi
perusahaan
dan
industrinya.
Daftar
peluang dahulu
kemudian
ancaman. Usahakan sespesifik
mungkin,
gunakan selalu persentase, rasio
dan angka
perbandingan jika dimungkinkan.
2. Beri
bobot
pada
setiap
faktor
dari
0.0
(tidak
penting)
sampai
1.0
(amat
penting).
Bobot
menunjukkan
kepentingan
relatif
dari faktor
tersebut
agar
berhasil dalam
industri
tersebut.
Peluang sering
mendapat
bobot
lebih
besar
ketimbang
ancaman.
Tetapi
ancaman
juga
menerima
bobot
tinggi,
jika
berat atau sangat
mengancam.
Bobot
yang
wajar
dapat
ditentukan
dengan
membandingkan
pesaing
yang
sukses
dan
yang gagal
atau
dengan mendiskusikan faktor tersebut
dan mencapai
konsesus
kelompok.
Jumlah
se;uruh
bobot
yang diberikan
pada
faktor
di
atas
harus
sama
dengan 1.0.
3. Berikan
peringkat
1
sampai
4
kepada
masing-masing
faktor
eksternal
kunci
untuk
menunjukkan seberapa efektif strategi perusahaan saat itu
merespon faktor tersebut,
dengan catatan 4
=
respon luar biasa, 3 = respon di atas rata-rata, 2 = respon rata-
rata,
1
=
respon
buruk.
Peringkat
didasarkan
atas
keadaan
perusahaan, sedangkan
bobot
dalam langkah
2
didasarkan
pada
industri.
Penting
untuk
diperhatikan
bahwa
baik peluang maupun ancaman dapat memperoleh peringkat 1,2,3, atau 4.
4. Kalikan setiap bobot dengan peringkat untuk menentukan nilai yang dibobot.
5. Jumlahkan
nilai
yang
dibobot
untuk
setiap
variabel
untuk
menentukan
nilai
bobot
total bagi organisasi.
Berapapun
jumlah
peluang
dan
ancaman
utama
yang
dimasukkan
dalam
matriks
EFE,
total
nilai
yang
dibobot
tertinggi
untuk
suatu
organisasi adalah
4.0 dan
yang
terendah adalah
1.0.
Rata-rata nilai yang dibobot adalah 2.5. jumlah nilai
yang dibobot
sama
dengan 4.0
menunjukkan
bahwa
suatu
organisasi
memberi
respon yang
sangat
bagus terhadap peluang-peluang dan ancaman yang ada dalam industrinya. Dengan kata
|