|
11
2.1.4
Hubungan Antara Usia Anak Dengan Bahan Bacaan
Usia sekolah berlangsung antara 612 tahun. Anak berada pada
lingkungan
yang
baru
dan
berbeda
dengan
lingkungan
sebelum anak
masuk sekolah. Pada usia ini, anak harus belajar mandiri dan
bersosialisasi dengan teman sebayanya. Pada usia ini pula, anak mulai
duduk
di
bangku
sekolah
dasar.
Biasanya anak lebih mudah dididk
daripada masa sebelum sekolah. Perilaku anak telah tenang dan anak juga
bersemangat. Anak mulai mengembangkan wawasan dan pengalaman,
emosinya pun mulai sedikit terkendali.
Sifat-sifat
khas
yang
terdapat pada anak usia 68 tahun adalah
tunduk pada aturan permainan, cenderung memuji diri sendiri, suka
bertanya-tanya dengan keingintahuan yang tinggi, suka membandingkan
diri dengan anak
lain,
menginginkan pencapaian prestasi atau
nilai rapor
yang baik. Sedangkan pada usia menjelang remaja, 912 tahun cenderung
muncul
sifat-sifat
kebanggaan
atas senioritas,
adanya
minat
terhadap
kehidupan praktis yang konkret, lalu anak juga menjadi lebih realistis,
timbul
minat
terhadap
bidang
tertentu dan
tertarik
untuk
mempelajari
suatu keahlian di bidang tersebut.
Dari
sifat-sifat
yang
ada,
usia 68
tahun
adalah
usia
yang
lebih
tepat untuk mendapatkan bahan bacaan yang masih bersifat dongeng
yang tidak realistis. Karena pada usia ini daya imajinasi anak masih
tinggi.
Dan juga pada usia
ini anak
masih
terpusat dengan dirinya sendiri
|