Home Start Back Next End
  
44
3.
Up ah harian, up ah mingguan, up ah satuan, dan up ah borongan.
4.
Uang tebusan
p
ensiun,
uang
Tabungan
Hari
Tua
atau
Tunjangan
Hari
Tua (THT), uang p esangon, dan p embay aran lain sejen is.
5.
Honorarium,
uan g
saku,
hadiah,
atau
p
enghar gaan
den gan
nama
dan
dalam
bentuk
ap ap un,
komisi,
beasiswa,
dan
p
embay aran
lain
sebagai
imbalan  
sehubungan  
den gan   p ekerjaan,   jasa,   dan   kegiatan  
y
ang
dilakukan wajib p ajak dalam n egeri.
6.
Gaji,
gaji kehor matan, tunjan gan-tunjan gan
lain y ang terkait dengan
gaji
y
ang diterima o leh Pejabat Negara atau PNS.
7.
Uang p ensiun dan tunjan gan-tunjan gan
lain y an g sifatny a terkait dengan
uang p ensiun
y
ang diterima
o eh
leh
p
ensiunan
termasuk
janda
atau
duda
dan atau anak-an akny a.
8.
Penerimaan dalam bentuk
natura dan
ken ikmatan
lainny a dengan
nama
ap ap un y ang diberikan o leh bukan wajib p ajak.
2.4.6
Penghasilan yang Tidak Dipotong PPh Pasal 21
Penghasilan
y
ang
tidak
diken akan
p
emotongan
PPh
Pasal
21  adalah
sebagai ber ikut:
1.
Pembay aran 
asuransi 
dar i 
p
erusahaan 
asuransi 
keseh atan, 
asuransi
kecelakaan, asuransi jiwa, asuransi dwiguna, dan asurasi beasiswa.
2.
Penerimaan dalam bentuk
natura dan
ken ikmatan
lainny a dengan
nama
ap ap un y ang diberikan o leh Pemerintah dan Wajib Pajak.
3.
Iuran p ensiun y ang dibay arkan
kep ada dana p ensiun
y
ang p endirianny a
telah disahkan M enteri Keuangan dan p eny elenggara
Tasp en
serta THT
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter