|
11
b.
Data yang konsisten
Dengan menghilangkan atau mengendalikan pengulangan, kita telah
mengurangi
resiko
ketidakkonsistenan
yang
terjadi.
Jika
item data
tersimpan
hanya sekali didalam database,
maka berbagai
update bagi
nilai
data
tersebut
harus
dibuat
sekali
dan
nilai
baru tersebut
harus
tersedia
dengan
segera
kepada
semua
pengguna.
Jika
item
data
disimpan
lebih
dari
sekali, sistem dapat
memastikan bahwa semua copy dari
item
tersebut tetap konsisten.
c.
Semakin banyak informasi yang didapat dari data yang sama
Dengan data operasional yang terintegrasi, hal ini memungkinkan bagi
organisasi untuk mendapatkan informasi tambahan dari data yang sama.
d.
Pembagian Data (sharing of data)
Database termasuk bagian dari keseluruhan organisasi dan dapat
dibagikan
oleh
semua
pengguna
yang
berotoritas.
Dalam hal
ini,
banyak
pengguna membagikan lebih banyak data.
e.
Meningkatkan integritas data.
Integritas
database
mengacu
pada validitas
dan
konsistensi
data
yang
disimpan.
Integritas
biasanya
diekspresikan
dalam istilah
batasan,
yang
berupa
aturan
konsisten
yang
tidak
boleh
dilanggar
oleh
database.
Integrasi memungkinkan BDA untuk
menjelaskan,
dan
memungkinkan
DBMS untuk membuat batasan integritas.
f.
Meningkatkan keamanan data.
Keamanan
database
yaitu
melindungi database
dari
pengguna
yang
tak
beotoritas. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan sistem username
|