|
28
b.
Bentuk Normal Kedua (2NF)
Bentuk
normal
kedua
(2NF)
adalah
relasi
dalam bentuk
normal
pertama dimana
tiap
atribut non-primary
key
mempunyai
ketergantungan fungsional pada primary key. (Connoly dan Begg,
2002, p392)
Langkah-langkah
membuat
bentuk
normal
kedua
(2NF)
dari bentuk normal pertama (1NF), yaitu :
1)
Mengidentifikasikan primary key dari bentuk
normal pertama
(1NF).
2)
Mengidentifikasikan ketergantungan
fungsional
pada
bentuk
normal pertama (1NF).
3)
Bila
terdapat
ketergantungan parsial
dalam
primary
key
maka
primary
key
tersebut
ditempatkan dalam
suatu
tabel
baru
beserta field-field yang berkaitan dengannya.
c. Bentuk Normal Ketiga (3NF)
Bentuk normal ketiga
(3NF)
adalah
relasi
dalam
bentuk
normal
pertama dan
kedua
dimana
tidak
ada
lagi
atribut
non-
primary
key
yang
mempunyai
ketergantungan transitif
pada
primary
key.
Ketergantungan
transitif
adalah
kondisi
dimana
A,
B,
dan
C
merupakan
atribut-atribut dari
suatu
relasi
demikian
bahwa jika
A
?
B
dan
B
?
C,
maka
C
mempunyai
ketergantungan transitif
pada
A
melalui
B
(dengan
ketentuan
bahwa
A
tidak
secara
fungsional bergantung pada
B
atau
C).
(Connoly dan Begg, 2002, p394)
|