|
36
tinggi.
karena
frekuensi tinggi
maka
zero-crossing
rates
tinggi,
dan
frekuensi
rendah
menyiratkan zero-crossing
rates
rendah,
ada
kolerasi
kuat
antara
zero-crossing
rate
dan
distribusi
energi
dengan
frekuensi.
sebuah
generalisasi yang
masuk
akal
adalah
jika
tingkat
zero-crossing
rate
tinggi, sinyal
suara adalah suara
yang
tidak diucapkan, sedangkan
jika zero-crossing rate rendah,
sinyal suara adalah
suara yang
diucapkan.
Zero
-
crossing
rate
adalah
manipulasi
sederhana
dari
besarnya
sinyaldapat
menyediakan sejumlah
properti
berguna.
beberapa
pengukuran ini
secara
tradisional
termasuk
energi,
rata-rata
ukurannya,
zero
crossings,
dan
fungsi
otokorelasi. Properti
ini
dapat
digunakan
untuk
analisa
yang
lebih
kompleks,
seperti
estimasi
lapangan.
Dalam
konteks
sinyal
diskrit,
zero
crossing
dikatakan terjadi
jika
sampel
mempunyai tanda aljabar yang berbeda. Ini berarti bahwa ada
hubungan
antara zero - crossing dan konten frekuensi sinyal.
Koefisien gelombang singkat
sinyal
audio
dalam
setiap
subband
mengambil suatu
bentuk
osilasi
gelombang. Zero
crossing
di
dalam
tranformasi
domain
menggambarkan
seberapa
sering
frekuensi
sinyal
telah
berubah dalam periode
waktu
tertentu
di
dalam sebuah
subband.
Normalisasi zero crossing rate didefinisikan sebagai berikut :
|