|
27
ketiga,
kita
memfor mulasik an
dan
memilih
system definition, membicarakan
dan
men gevaluasi alternatif
system definition
d
alam
hubun ganny a
p
ada
situasi
y
ang
kita
hadap i.
2.5.2 System Definition
M
enurut
M
athiassen
et.al
(2000,
p
24), System definition
merup akan
deskrip si
singkat
dar i sebu ah
sistem
komp uterisasi
y
ang
diny atakan dalam b ahasa
alami.
Sebuah
system defin ition meny atakan bagi p engemban gan
sistem dan p en ggunaanny a.
Yan g ju ga
men ggamb arkan
sistem
dalam
hubun ganny a,
informasi
ap a
y
ang
harus
dik andun gny a,
fungsi
mana
y
ang harus
dised iakan, d iman a akan
digun akan dan kondisi p en gemb an gan
ap a y ang harus diterap kan.
System defin itions dap at membantu
untuk
menamp ung
p
andangan
umum
d
ari
p
ilihan
y
ang berbeda-beda,
dan
bias
digun akan
untuk
p
erbandingan
alternative.
System
definition y an g akhirny a dip ilih
h
arus
meny ediakan
landasan- landasan
y
ang baik
untuk
kelan gsun gan an alisis dan aktivitas p erancangan.
2.5.3 Problem Domain Analysis
M
enurut M athiassen et.al (2000, p 6), p ada tahap
ini dilakukan p engidentifik asian
informasi-infor masi y an g harus
ada p ada suatu sistem untuk men ghasilkan sebu ah mod el
sistem.
Problem Domain merup akan bagian dar i keadaan
y
ang akan diatur, dip antau, dan
dikontrol oleh
sistem. Su mber
dar i aktivitas
ini
ad alah
system
definition, y aitu
deskrip si
singkat dan jelas dar i sistem terkomp uterisasi dengan men ggunakan b ahasa alami.
|