Home Start Back Next End
  
13
secara sistematis
dan
len gkap
untuk p engump ulan datany a. Pedoman
wawancara  
y
ang    digunak an    hany a  
berup a    garis- gar is    besar
p
ermasalahan y ang akan diny atakan.
2.1.6.2 Observasi
M
enurut  
Sugiyono   (2004,   p140) observas
sebagai   teknik
p
engump ulan  data 
memp uny ai  ciri 
y
ang  sp esifik  bila  dib andin gkan
dengan teknik
lain,
y
aitu wawancara d an kuesion er. Jika
wawancar a dan
kuesioner 
secara  b erkomunik asi  den gan  oran g, 
maka  obervasi  tidak
terbatas p ada orang, tetap i oby ek-oby ek alam y ang lain.
Observasi terbagi
menjadi:
a) Observasi Terstruktur
Observasi
terstruktur  adalah  observasi 
y
ang
telah  diran can g
secara
sistematis,  tentang
ap a
y
ang
akan  diamati,  dimana
temp atny a.  Jadi
observasi terstruktur dilakukan ap abila p eneliti telah tahu d en gan p asti
tentang variab le ap a y ang ak an diamati
b) Observasi Tidak Terstruktur
Observasi
tidak terstruktur adalah observasi
y
an g tidak   dip ersiap kan
secara sistematis
tentang ap a y ang akan diobservasi.
Hal
ini dilakukan
karena p eneliti tidak tahu secar a p asti tentang ap a y ang akan d iamati.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter