|
8
2.1.2.2
Distance Learning
Pada
model ini,
pengajar dan
peserta didik terpisah oleh ruang dan
waktu. Walau demikian
diskusi
masih bisa
dilaksanakan,
baik secara
synchronous
maupun
asynchronous.
Seluruh
kegiatan
pengajaran
dilakukan melalui internet sehingga
kegiatan tatap muka secara fisik
tidak diperlukan.
Dalam
distance
learning,
internet
bukan
hanya
berperan sebagai
pendukung
kegiatan pengajaran, melainkan
juga
faktor utama yang menentukan jalannya pengajaran.
2.1.3
Aplikasi Internet Untuk Pengajaran
Menurut pendapat Prakoso (2005,p8-9)
ketika memutuskan
untuk menerapkan
e-learning,
yang
harus
pertama
kali
dilakukan
adalah
memahami
model
CAL
dan CAT
(Computer Assisted Learning dan
Computer
Assisted
Teaching)
yang
akan diterapkan beberapa model CAL dan CAT. Diantaranya adalah :
2.1.3.1
Learning Management System (LMS)
LMS
merupakan
kendaraan
utama
dalam
proses pengajaran dan
pembelajaran.
Kumpulan perangkat
lunak
yang ada
didesain
untuk
pengaturan pada
tingkat
individu,
ruang
sekolah,
dan
institusi.
Karakter
utama
LMS
adalah
pengguna
yang
merupakan
pengajar
dan
peserta didik
dan
keduanya
harus
terkoneksi
dengan
internet
untuk menggunakan aplikasi ini.
2.1.3.2
Computer Based Training
(CBT)/ Course Authoring
Package
(CAP)
CBT adalah perangkat lunak online untuk proses pembelajaran
secara
lokal pada
masing-masing
komputer
peserta didik
perangkat
lunak kini juga bisa diterapkan secara online
|