Home Start Back Next End
  
10
2.2
E
Learning
2.2.1 Pengertian E Learning
Menurut  Effendi  dan  Zhuang  (2005,p6), 
terminologi  e-learning
dapat
mengacu pada semua kegiatan pelatihan yang menggunakan media elektronik
atau
teknologi
informasi.
E-Learning memungkinkan
pembelajar
untuk
belajar
melalui
komputer
di
tempat
mereka
masing-masing
tanpa
harus
secara
fisik
pergi mengikuti
pelajaran/perkuliahan di kelas. E-Learning sering pula dipahami
sebagai suatu bentuk pembelajaran berbasis web yang bisa diakses dari int®anet
di  jaringan  lokal  atau 
internet.
Sebenarnya  materi  e-Learning
tidak 
harus
didistribusikan
secara
on-line baik
melalui
jaringan
lokal
maupun
internet,
distribusi
secara
off-line
menggunakan
media
CD/DVD
pun
termasuk
pola
e-
Learning. Dalam
hal
ini
aplikasi
dan
materi
belajar
dikembangkan
sesuai
kebutuhan
dan
didistribusikan
melalui media
CD/DVD,
selanjutnya
pembelajar
dapat memanfatkan CD/DVD tersebut dan belajar di tempat di mana dia berada.
2.2.2 Tipe – Tipe E-Learning
Berdasarkan Effendi
dan
Zhuang
(2005,p7),
karena
ada
bermacam
penggunaan  e-learning saat  ini,  maka  ada  pembagian  atau  pembedaan  e-
learning. Pada dasarnya, e-learning mempunyai dua tipe, yaitu:
2.2.2.1 
Synchronous Training
Synchronous berarti “pada waktu
yang  sama”.  Synchronous
training
adalah
tipe
pelatihan,
dimana
proses
pembelajaran
terjadi
pada
saat
yang
sama
ketika
pengajar sedang
mengajar
dan
murid
sedang belajar. Hal tersebut memungkinkannya
interaksi
langsung
antara
guru dan
murid, baik
melalui intranet maupun
internet.
Synchronous training
mengharuskan
guru  dan
murid  mengakses
internet be®samaan.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter