|
28
Sedangkan
metode
kontrak
selesai
digunakan
hanya
jika
kondisi
berikut
terjadi:
Ketika
entitas
memiliki
kontrak- kontrak
jangka
pendek,
atau
Ketika
kondisi-kondisi
untuk
menggunakan
metode
persentase
penyelesaian tidak
dapat
dipenuhi,
atau
Ketika ada
ketidakpastian
yang melekat dalam kontrak di
luar
risiko
usaha
yang
normal.
Namun,
berbeda
dengan
Stice
&
Stice
serta
Kieso,
dalam
SAK
ETAP
yang diakui
untuk digunakan adalah
hanya metode persentase
penyelesaian,
baik
itu
untuk
kontrak
jangka
panjang
maupun
untuk
jangka
pendek.
Demikian
juga
yang tercantum
dalam
IAS 11
dimana
completed
contract method tidak
diijinkan
untuk
diterapkan dalam
IFRS.
Menurut
SAK
ETAP
(2009,
par. 20.12),
hasil
suatu
transaksi
dapat
diestimasi
secara
andal
jika
memenuhi
semua
kondisi
berikut
:
Jumlah
pendapatan
dapat
diukur
secara
andal.
Ada
kemungkinan
besar bahwa
manfaat ekonomis
yang
berhubungan
dengan
transaksi
akan
mengalir
kepada
entitas.
Tingkat
penyelesaian
transaksi pada
akhir
periode
pelaporan dapat
diukur
secara
andal.
Biaya
yang teljadi
dalam transaksi
dan biaya penyelesaian
transaksi
dapat
diukur
secara
andal.
Menurut
SAK ETAP
(2009, par. 20.20), entitas
harus
menentukan
tingkat
penyelesaian
dari
suatu
transaksi
atau
kontrak
dengan
|