|
25
2. Participa tion, menentukan ap akah semu a (mandatory)
atau
hany a
beberap a (optional) entity occurance y ang
berp artisip asi dalam relationship (Connolly and Begg,
2010, p 391).
2.1.9
Normalisasi
M
enurut Connolly and
Begg
(2010, p 416), normalisasi
ad alah
suatu
teknik dalam membuat
sekump ulan
r
elasi
den gan
property y ang
sesuai
berdasarkan k ebutuhan p erusahaan. Normalisasi dap at digunakan p ada semua
desain
database.
Tujuan
normalisasi adalah
untuk
mengidentifikasi seju mlah
data
y
ang
salin g
berhubun gan
untuk
memenuh i
kebutuhan
organisasi
dan
juga
men gur an gi
d
ata
y
ang
berulan g
atau
redund an.
Unnormalized Form
(UNF)
merup akan tabel y ang berisi
satu atau
lebih
kelomp ok
y
ang berulan g
(repeating group) (Connolly
and
Begg, 2010, p 430). Repeating group adalah
sebuah
atribut
atau
himp unan
atribut
dalam
tabel
y
ang
memilik i
leb ih
dari
satu
nilai
(multiple
value) untuk
sebuah
primary
key
p
ada
tabel
tersebut
(Connolly and Begg, 2010, p 430).
Terdap at tiga tahap an dalam nor malisasi, y aitu:
Normalisasi 1NF
First
Normal
Form
(1NF)
merup akan
suatu
relasi
diman a
setiap
baris
dan kolom
memilik i
satu dan
hany a
satu nilai (Conolly
and
Begg,
2010,
p
430). Suatu
relasi
dikatakan
1NF jika
repeating
group
sudah
dihilangkan.
Ada
dua
p
endekatan
untuk
|