|
17
sumber day a y ang seharusny a digunakan, dan biay a
y
ang seharusny a dikeluarkan.
Selain
itu, p erancangan basis d ata ju ga membutuhkan adany a batasan aturan dalam
p
engemban ganny a, sep erti
bagaimana
d
ata
diterima, for mat data, dokumentasi
y
ang dibutuhkan dan bagaiman a design dan
imp lementasi dap at diteruskan.
B. System Definition
M
enurut
Connolly
and
Begg (2002, p 274-275), Sy stem definition
atau
definisi
sistem
adalah mendeskrip sikan
ruan g
lin gkup dan batasan
dar i
ap likasi
basis data
dan user view. Seb elum
meran can g
sistem
ap likasi
b
asis data, ada
baikny a
jika kita
men gidentifik asikan b atasan dari sistem
y
ang
k
ita
teliti
dan
bagaimana
tamp ilan untuk setiap bagian dari
sistem
informasi
p
ada
organisasi.
Batasan untuk masa dep an juga d ip erlukan dalam hal ini.
User view mendefinisikan ap a
y
ang
dibutuhkan dalam
ap likasi
basis data
mulai
dari
p
andangan
f
akta
aturan
ker ja
(sep erti
manager atau
sup ervisor)
atau
wilay ah ap likasi p erusahaan (sep erti marketing, p ersonalia, d an kontrol saham).
Sebuah
ap likasi
basis
data d ap at
memiliki
satu atau
leb ih
user
view.
Setiap
user view mendefinisik an ap a
y
ang
dibutuhkan dalam
ap likasi
basis data
y
ang
berhubungan den gan d ata dan men amp ilkan transaksi dalam data.
C. Requirement Collection and Analysis
Requirement collection and analysis ad alah p roses p engump ulan dan analisis
dari informasi tentang or ganisasi y an g akan d ibantu den gan ap likasi basis data, dan
|