Home Start Back Next End
  
27
– 
kesalahan.  Seb elum
digun akan,  ap likasi
database
y
ang
baru  seharusny a
telah
melalui
tahap  p ercobaan.
Hal
ini
dap at
dilakuk an
den gan  men ggun akan
strategi
test
y
ang
telah
direncanakan
d
an
den gan
d
ata
seny ata
mungkin
sehin gga
p
orses
p
ercobaan dap at dilaksanakan sesuai d en gan metode.
Sesuai den gan desain database, p engguna
untuk sistem y ang b aru seharusny a
ikut
terlibat
dalam
p
roses
p
ercobaan.
Situasi
y
ang
ideal
dalam
p
roses
p
ercobaan
adalah 
men gu ji  d atabase  p ada  sistem  p eran gkat 
ker as 
y
ang  b erbeda, 
namun
biasany a
hal 
ini
ser in g
tidak  dilakukan.  Jik a
data  asli
y
an g
digun akan,  maka
dip erlukanny a backup untuk
mencen gah terjadiny a kesalahan.
Setelah
melakukan
p
ercobaan, sistem ap likasi siap
untuk digunakan kep ada p enggun a atau p emakai.
K.   
Operational Maintenance
M
enurut
Connolly
and
Begg
(2002, p 293 - 294),
Operational
Maintenance
adalah
p
roses
p
emantauan
dan
p
emelih araan
terhad ap  sistem
setelah
diinstalasi.
Pada  tahap 
sebelumny a,  ap likasi  database  telah  diimp lementasikan  dan  d iuji.
Setelah  itu,
sistem
dap at
memasuki
tahap  p erawatan,
y
ang
melib atkan
aktivitas
sebagai ber ikut:
1.   M emantau
hasil
dari
sistem.
Jik a
hasil
di
bawah  lev el
dar i
har ap an
y
ang
dap at diterima, maka p erbaikan p ada database akan dibutuhkan.
2.   M emelihara  
dan    melakuk an    upgrade 
p
ada  
ap likasi  
database  
(jika
dibutuhkan). M emasukkan kebutuhan baru ke dalam ap likasi database d ap at
dilakukan
melalui tahap dari daur h idup terdahulu.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter