|
10
M
enurut Connolly and Begg (2002, p 48), DBM S memiliki beb erap a fungsi, y aitu:
a.
Data
storage,
retrival, dan update, Sebuah
DBM S harus
meny ediakan
kemamp uan untuk meny imp an, mengambil, dan men gup date data.
b. A
user-accessable ca talog, Sebu ah DBM S
harus meny ediakan k atalo g
y
ang
berisikan d eskrip si dari data-data y ang disimp an dan k atalo g tersebut harus dap at
dap at diakses oleh user.
c.
Transaction support, Sebuah DBM S harus meny ediakan sebuah
mekan isme y ang
memastikan up date akan dilakukan jika ad a transaksi y ang terjadi.
d. Concurrency
con trol
service, Sebu ah DBM S
harus meny ediak an sebuah
mekanisme
y
ang
memastikan basis
data akan d iup date dengan
benar k etika ada
bany ak user y ang men gakses basis data tersebut.
e.
Recovery service¸
Sebu ah
DBM S harus
meny ediakan
sebu ah
mekanisme
untuk
men gemb alik an basis data ke kondisi semula ap abila terjad i kerusakan atau error.
f.
Authorization service, Sebuah DBM S
harus meny ediakan sebu ah mek anisme
y
ang
memastikan bahwa
hany a
user y ang
berwenan g
y
ang
dap at
mengakses
basis data.
g.
Support for data communica tion, Sebu ah DBM S harus dap at berintegrasi den gan
semua communication software.
h. Integrity
service, Sebuah
DBM S
harus
meny ediakan
sebuah
mek anisme
y
ang
memastikan
bahwa
baik data
y
ang b erada
d
idalam
b
asis
data
serta
p
erubahan
y
ang akan dilakukan
men gikuti aturan-aturan y ang ada.
i.
Service to promote data independ ence, Sebuah DBM S harus memp uny ai fasilitas
y
ang mendukun g kemandir ian p rogram
|