|
17
(dan interaksi antar subsistem) secara eksak, tetap i lebih
men ggambark an
p
roses-p roses dan jalur-jalur aktivitas dari level atas secara umu m.
Sebuah aktivitas dap at direalisasikan oleh satu use case atau leb ih.
Aktivitas
menggamb arkan p roses
y
ang berjalan,
sementara use
case
men ggamb arkan bagaiman a actor
menggun akan
sistem
untuk
melakukan
aktivitas.
Sama sep erti state, standar UM L men ggunak an segiemp at dengan
sudut
membulat untuk men ggambarkan aktivitas.
Decision digunak an
untuk
menggambarkan
behav ior p ada kondisi tertentu.
Untuk
men gikustrasikan p roses-p roses
p
ararel
(fork dan join) digunak an titik
sinkronisasi y ang dap at berup a titik, garis horizontal atau vertical.
Diagram
activity
dap at
dibagi
menjadi
beberap a ob ject swinlan e
untuk
menggamb arkan
oby ek
mana
y
ang bertanggun g jawab
untuk
aktivitas tertentu.
¾
Diagram Sequence
Diagr am
sequ ence
ad alah
diagr am
y
an g menunjukan
urutan dar i
p
ertukaran p esan antar oby ek dan tugas
y
ang dilakukan, dan
merup akan
diagram
y
ang menjelaskan
urutan kejadian dar i
system (urutan
lacak
kejadian). (Thimoty C, 2002)
Diagr am
sequ ence
men ggambark an
interaksi
antar
oby ek
di
dalam
dan di
sekitar
sy stem (termasuk p engguna, d isplay, d an
sebagainy a) berup a
message
y
ang digambarkan terhadap
waktu.
|