|
62
diketahui p eny akit-p eny akit
infeksi
y
ang endemik di
lin gkun gan temp at
tinggal p asien, dan
men genai kemun gkin an
infeksi
imp ort
dap at
dinetralisasi
dengan p ertany aan ap akah p asien baru p ulang
dari
suatu p erjalanan dar i
daerah
man a
dan
temp at
ap a
saja
y
ang
telah
dikunjunginy a.
Pada
dasarny a
untuk mencap ai ketep atan diagnosis p eny ebab demam dip erlukan antara lain,
ketelitian p engambilan riway at p eny akit
p
asien, p elaksanaan p emeriksaan
fisis
y
ang seteliti
mun gkin,
observasi p erjalanan
p
eny akit
dan evalu asi
p
emeriksaan labor atorium serta p enunjang lainny a secar a tep at dan holistik.
Salah diagnosis
p
aling serin g dibuat
karenan p emeriksaan
fisis
y
ang
tergesa- gesa
sehin gga kuran g len gkap atau tidak tep at, dan terlalu cep at
mendeduksi
suatu kesimp ulan d ari
suatu kead aan
tertentu
saja den gan tidak
melih at
kasus
y
ang dihadap i dalam konteks
keseluruh an.
Beber ap a
hal
y
ang
secara
khusus
p
erlu
dip erhatikan p ada
demam,
ad alah cara
timbu l
demam,
lama demam, sifat har ian demam,
tinggi demam d an keluh an serta gejala lain
y
ang meny ertai demam. Demam y ang tiba-tiba tin ggi
lebih ser in g disebabk an
oleh p eny akit
virus. Waktu
y
ang
dikorbankan untuk menany akan riway at
p
eny akit
y
ang terp erinci dan
akurat
dalam keny ataanny a adalah
waktu
y
ang
digun akan demi kep entingan p asien
y
ang
mencari p ertolongan sehin gga
dap at terhindar dari
orientasi
d
iagnosis y ang
salah dan sebagai
konsekuensiny a mungk in p emberian obat
y
ang kur an g tep at
serta p ermintaan
p
emeriksaan
laboratorium
y
ang
mun gk in
salah
p
ula,
y
ang kesemuany a
merup akan
beban
y
an g p erlu
ditanggun g
p
asien.
Salah
orientasi
ini
d
alam
konteks
y
ang
luas merup akan suatu p emborosan fasilitas kesehatan y ang
|