Home Start Back Next End
  
41
2.2.4 Blocking
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, blokir memiliki arti membekukan
atau menghentikan. Pemblokiran dapat terjadi pada berbagai macam hal karena
bersifat universal. Menurut William Stallings (2004, p123), pemblokiran
terjadi ketika suatu proses tidak menyelesaikan jalurnya dengan benar atau
tertahan karena terjadi kesalahan dalam melakukan proses. Ketika suatu proses
telah diblokir, ia harus menunggu hingga akses kembali didapatkan dan operasi
I/O berjalan dengan semestinya.
Diambil dari Ensiklopedia PCMagz, Secara teknis, ada beberapa cara
untuk memblokir suatu website. Ada cara pemblokiran konten dengan
menghambat alur lalu lintas koneksi. Mungkin saja akses ke web
tertentu
diizinkan. Namun, user tidak bisa melakukan transfer file dalam halaman web
tersebut. Hal tersebut juga bisa dikatakan sebagai pemblokiran. Suatu konten
juga dapat diblokir oleh suatu situs. Biasanya situs memiliki daftar katalog
URL yang sekiranya tidak boleh disinggahi. 
Macam-macam metode pemblokiran menurut Muhammad Sholeh
(2010) adalah:
1.
OpenDNS
Proses pemblokiran openDNS
hanya bisa digunakan pada pengguna
tunggal dan berlaku hanya untuk satu komputer saja. Proses
pemblokiran dapat dilakukan pada proxy. Pemblokiran dengan proxy
berlaku untuk semua pengguna yang menggunakan proxy yang telah
disetting. Pemblokiran dengan  proxy
sangat penting terutama untuk
komputer yang ada di kantor, sekolah ataupun warung internet.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter