Home Start Back Next End
  
2
2.8
Analisa Kasus
2.8.1
Faktor Pendukung
Faktor pendukung dalam buku ilustrasi mengambil tema kisah atau
legenda nusantara yang dikemas dalam ilustrasi yang digarap menggunakan
pendekatan ilustrasi yang bergaya kontemporer.Dimana style
ilustrasi yang
dipakai sesuai dengan jiwa anak muda sekarang.
2.8.2
Faktor Penghambat
Faktor penghambat buku ilustrasi ini adalah prasangka masyarakat yang
menganggap tema yang diambil sudah terlalu kuno ( basi ), karena sudah banyak
versi yang telah di terbitkan sebelumnya. Selain akan adanya pihak kontra yang
bertanggapan bahwa budaya tradisional tidak boleh dicampur tangankan dengan
hal yang berbau modern karena dapat merusak nilai etnik dan sakral di
dalamnya.
2.9
S.W.O.T
2.9.1
Strenght( Kekuatan )
Kisah Ramayana sudah tidak asing lagi didengar oleh masyarakat
Indonesia terutama yang tinggal di Pulau Jawa dan Bali.
Ilustrasi di Indonesia sudah berkembang cukup lama.
2.9.2
Weakness( Kelemahan )
Penggambaran atau visualisasi tokoh Ramayana dalam wayang masih
serupa dengan satu sama lain, membuat masyarakat yang awam akan
dunia pewayangan kesulitan membedakan tokoh-tokohnya. 
Perkembangan jaman membuat kisah pewayangan semakin menurun
popularitasnya.
2.9.3
Oppurtunity( Kesempatan )
Peminat buku ilustrasi masih banyak peminatnya.
Masih banyak masyarakat yang ingin melestarikan kebudayaan lokal
yang diajaman yang sudah memasuki era westernisasi.
2.9.4
Thread( Ancaman )
Segmen pembaca atau pembeli kemungkinan akan terbatas, dikarenakan
harga buku relatif mahal bila dibandingkan buku pengenalan tokoh
wayang dan sejenisnya.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter